Hukum Vetsin

Dilihat 2,062 kali | Kirim Ke Teman

Tanya : Assalaamu’alaikum, mau bertanya, boleh tidak memasak dengan menggunakan penyedap rasa yang mengandung vetsin dan semacamnya? (monosodium glutamat dsb) ( Zakiyah – azpxxx@plasa.com)

Jawab : Wa’alaykumussalam warohmatullah wabarokatuh.
Asal dari semua makanan adalah boleh dan halal sampai ada dalil yang menyatakan haramnya.
Allah -Ta’ala- berfirman:

هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا
Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kalian,” (QS. Al-Baqarah: 29)

Ayat ini menunjukkan bahwa segala sesuatu -termasuk makanan- yang ada di bumi adalah nikmat dari Allah, maka ini menunjukkan bahwa hukum asalnya adalah halal dan boleh, karena Allah tidaklah memberikan nikmat kecuali yang halal dan baik.

Dalam ayat yang lain:
وَقَدْ فَصَّلَ لَكُمْ مَا حَرَّمَ عَلَيْكُمْ إِلَّا مَا اضْطُرِرْتُمْ إِلَيْهِ

Sesungguhnya Allah telah menjelaskan kepada kalian apa yang diharamkan-Nya atas kalian, kecuali apa yang kalian terpaksa memakannya.” (QS. Al-An’am: 119)

Artinya, semua makanan yang tidak ada pengharamannya dalam syari’at berarti adalah halal .
Maka, makanan apa saja adalah halal, sepanjang tidak ada dalil yang mengharamkannya. Dan makanan apa saja yang diharamkan oleh syari’at, baik karena dzatnya yang jelek, atau karena bisa membahayakan tubuh dan akal, atau karena diperoleh dari cara yang haram, maka memakannya juga adalah haram, wallahu Ta’ala A’lam.

(Dijawab oleh Ust. Hammad Abu Mu’awiyah.)

Artikel di Kategori ini :

  1. Memakai Cincin Saat Wudhu
  2. Menyentuh Kemaluan Membatalkan Wudhu?
  3. Hukum Donor Darah
  4. Hukum Makan Kepiting dan yang Hidup di 2 Alam
  5. Beberapa Persoalan Seputar Gadai
  6. Hukum Sholat Jum’at yang Bersamaan dengan Hari Idul Fitri/Idul Adha
  7. Hukum Membeli Kartu Kredit Prabayar
  8. Do’a Khatam Al-Qur`an
  9. Berbicara saat dikumandangkan adzan
  10. Antara Nyontek dan Ikhtilat

2 Responses to Hukum Vetsin

  1. Assalamu’alaikum wr. Wb,

    Apa yang saya tangkap dari artikel ini, berarti vetsin halal atau haram?

    Wa’alaykumussalam warahmatullah. InsyaAllah halal.

  2. aku mau tanya hadist ini riwayat siapa “Barangsiapa yang shalat (tarawih) bersama imam sampai selesai maka dicatat baginya seperti shalat semalam suntuk.”

    terimakasih dan mohon kirim jawabannya ke alamat email saya, dan hadistnya shahih atau tdk…

    Hadits tersebut adalah hadits shahih.

    Dari Abu Dzar radliyallahu `anhu, beliau berkata: Kami berpuasa (Ramadlan), Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam tidak shalat bersama kami sampai tersisa tujuh hari bulan Ramadlan. Beliau berdiri (untuk shalat) sampai sepertiga malam. Beliau tidak berdiri (shalat) bersama kami pada sisa malam keenam dan berdiri bersama kami pada sisa malam kelima sampai setengah malam. Kami bertanya: “Wahai Rasulullah, seandainya engkau shalat sunnah bersama kami pada sisa malam ini.” Beliau menjawab: “Barangsiapa berdiri (untuk shalat tarawih) bersama imam sampai dia (imam) berpaling, maka dituliskan baginya shalat sepanjang malam.” Kemudian beliau tidak shalat bersama kami sampai tinggal tersisa tiga malam Ramadlan. Beliau shalat bersama kami pada sisa malam yang ketiga dan beliau memanggil keluarga dan istrinya. Beliau shalat bersama kami sampai kami mengkhawatirkan falah. Abu Dzar radliyallahu `anhu ditanya :”Apa falah itu?” Beliau menjawab: “(Falah adalah) Sahur.” (HR Ibnu Abi Syaibah 2190/2, Abu Daud 1/217, At-Tirmidzi 2/72-73 dan dishahihkannya, An-Nasai 1/237, Ibnu Majah 11/397, Ath-Thahawi dalam Syarhu Ma`anil Atsar 1/206, Ibnu Nashr hal 79, Al-Firyabi 71/1-82/2 dan Al-Baihaqi dan sanadnya shahih sebagaimana ungkapan syaikh Al-Albani.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *