[Download] Kumpulan Rekaman Kajian tenteng Terorisme (UPDATE !)

Monday, September 27th, 2010

Update 07 Dzulhijjah / 03 November 2011

Alhamdulillah dengan kemudahan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, tim ILMOE.Com merangkumkan file-file download rekaman dengan tema tentang Terorisme. Semoga kajian-kajian yang ada bisa memberikan ilmu kepada siapa saja yang mendengarkannya tentang bagaimana pandangan syariat Islam tentang Jihad, yang saat ini ada beberapa dari kaum muslimin yang melakukan perbuatan teror dengan dalih Jihad, namun ternyata di waktu yang sama dia merusak kemuliaan Jihad tersebut. (more…)

Jawaban Ilmiah Terhadap Silsilah Pembelaan Wahdah Islamiyah (Bag. 3)

Friday, July 2nd, 2010

بسم الله الرحمن الرحيم

Jawaban Ilmiah Terhadap Silsilah Pembelaan Wahdah Islamiyah (Bag. 3 )
Abu Abdillah Sofyan Chalid bin Idham Ruray
(Mantan Kader & Da’i Wahdah Islamiyah Makassar)
- حفظه الله تعالى وغفر له ولوالديه ولجميع المسلمين –
Editor : Al-Ustadz Abdul Qodir

  • Kesebelas: Menyelisihi Manhaj Salaf dalam Menasihati Penguasa dan Mengikuti Manhaj Khawarij

Pembaca yang budiman, perhatikan bagaimana celaan terhadap pemerintah dari komentar seorang yang mengaku sebagai kader Hidayatullah yang diloloskan oleh WI dalam situs mereka, saat orang itu memberikan komentar tentang SPPUD (Silsilah Pembelaan Para Ulama dan Du’at) (Bagian 3):

Munculnya gerakan islam berplatform Ahlus-sunnah wal jama’ah yg terorganisir scr rapi (munaddzom) adalah langkah-langkah strategis dari para pelaku dakwah hari ini, hal itu ditempuh karena penguasa tidak lagi menjadikan al-qur’an dan sunnah sbgai falsafah negara, bahkan sebaliknya, penguasa justru menjdi pecundang terhadap pihak-pihak yng menginginkan implementasi syariat islam scr kaffah. (more…)

Anjing-anjing Neraka

Tuesday, December 22nd, 2009

Di tengah menghadapi krisis ekonomi global, kaum muslimin di cengangkan dengan beberapa aksi TERORISME yang telah mencoreng citra islam di mata dunia. Kejadian-kejadian itu menimbulkan banyak keraguan di hati manusia -khususnya kaum muslimin- tentang agamanya sebagai agama yang penuh rahmat dan kasih sayang. Sehingga mereka menjadi bingung dan berusaha menjauhi agamanya yang (more…)

Daurah “Ada Apa Dengan Salafy” & “Dampak Kemaksiatan Terhadap Pribadi, Masyarakat dan Lingkungannya”

Wednesday, October 7th, 2009

InsyaAllah Panitia Daurah dan Kajian Ahlussunnah akan mengadakan Daurah Islamiyah yang dimulai hari Sabtu (21 Syawal 1430 H / 10 Oktober 2009) hingga hari Ahad (22 Syawal 1430H / 11 Oktober 2009) di Masjid Universitas Negri Makassar.

1. Hari Pertama

ADA APA DENGAN SALAFY ?
(Menyoal antara Wahabiyah dengan Teroris)

Pemateri : Al-Ustadz Dzulqarnain
(more…)

Inikah Jihad ??

Sunday, September 6th, 2009

Peledakan demi peledakan terjadi di negeri kita. Yang satu belum terlupakan dan bekasnya masih ada, duh yang lain terjadi lagi. Terakhir masyarakat Indonesia Raya dikagetkan lagi oleh sebuah ledakan di Hotel JW Marriott pada tanggal 17 Juli 2009 M.

Sebagian orang yang terpengaruh dengan paham Khawarij menyangka bahwa semua tindak teror tersebut adalah ibadah jihad yang mendapatkan ganjaran pahala yang amat besar di sisi Allah -Azza wa Jalla-. Tapi, demikiankah jihad??! (more…)

Tabligh Akbar “ISLAM MEMBAWA KEDAMAIAN, BUKAN TEROR”

Sunday, August 16th, 2009

Islam Membawa Kedamaian, Bukan Teror

(more…)

Jangan Buang BOM Sembarang Tempat !!!

Tuesday, July 28th, 2009

Berikut ini adalah artikel yang kembali kami tampilkan ke hadapan pengunjung yang berhubungan dengan peristiwa pemboman yang kembali terjadi di Indonesia tanggal 17 Juli 2009 lalu. Artikel ini kami ambil dari Buletin Jum’at yang kami tampilkan di web www.almakassari.com sekitar sekitar tanggal 4 Mei 2007. Semoga bermanfaat.

==================

Pembaca yang budiman -semoga dirahmati Allah-,
Mungkin kita sama-sama telah membaca Harian Fajar tanggal 3 Maret 2007 halaman 11, yang memuat tentang pernyataan resmi dari Polda SulSel, bahwa ada enam kelompok yang disinyalir sebagai kelompok teroris. Berita tersebut mengingatkan kita peristiwa enam tahun silam, yaitu peledakan Mall Ratu Indah, Makassar. Ini disebabkan karena ada segelintir pemuda kaum muslimin yang “buang bomsembarang tempat!!!”
(more…)

Polri Deteksi Kelompok Teroris di Sulawesi

Saturday, March 3rd, 2007

Makassar – Rapat koordinasi (Rakor) Kapolda se Sulawesi yang dilaksanakan selama dua hari di Mapolda Sul-Sel memfokuskan persoalan terorisme sebagai pokok bahasan. Hasil pembahasan tersebut menyimpulkan adanya enam kelompok yang diduga terlibat dalam aksi-aksi teroris di Sulawesi.

Keenam kelompok yang dimaksud itu antara lain; Al Jama’ah Islamiyah, Kompak, Wardah Islamiyah (kayaknya Fajar salah ketik karena di Makassar tidak ada kelompok yang bernama Wardah Islamiyah, tetapi Wahdah Islamiyah-ed), DI/TII dan Jama’ah Islamiyah (JI).

Dalam menjalankan aksi teror, keenam kelompok itu diduga menggunakan pola propaganda dengan simbol agama. Selain itu, tindakan terornya kerap dilancarkan dengan senjata api atau bahan peledak.

Khusus jaringan Jama’ah Islamiyah wilayah Mantiqi III, pihak kepolisian telah mengidentifikasi sejumlah nama yang terlibat dalam aksi tersebut. Di antaranya, Mustofa alias Abbu dan Tolut alias Herman sebagai anggota badan pekerja. Nama dan jaringannya dituliskan dalam naskah makalah Rakor, kemarin.

Dalam naskah rakor itu juga disebut nama Mohammad Nasir Abbas alias Sulaiman alias Hairuddin sebagai anggota JI yang berhubungan langsung dengan anggota badan perkerja.

Jaringan JI lainnya, yakni sebagai Wakalah Uhud wilayah Palu, dan Hasanuddin sebagai Wakalah Haibar. Selaku bendahara JI yakni Yusuf alias Fajri, sedangkan sekertarisnya Abu Jundi.

Jaringan JI juga memiliki bidang-bidang tertentu, yaitu Bidang Dakwah yang diketuai Fauzan dan Bidang Kemiliteran dengan koordinator Rudi alias Zaid.

Kapolda SulSel Irjen Pol Aryanto Boediharjo yang ditemui usai rakor kemarin, mengatakan, pihaknya bersama sejumlah Polda lain di Sulawesi telah membentuk suatu prosedural tetap dalam penanggulangan aksi terorisme. “Termasuk di dalamnya memfokuskan pengamanan di daerah perbatasan antarprovinsi”, ujar Aryanto. Pasalnya, kata dia, daerah perbatasan sangat rawan dilalui pelaku-pelaku kejahatan (her)

Sumber : FAJAR Sabtu, 3 Maret 2007 hal 11.