Home » Posts tagged with » nabi

Agar Safar Bernilai Ibadah

\ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \

Agar Safar Bernilai Ibadah

Hidup terus berputar bagaikan roda pedati. Ada yang datang dan ada pula yang pergi, ada suka dan duka yang kesemua itu merupakan ketetapan sang Maha Pencipta. Dunia adalah tempat persinggahan sementara dalam perjalanan menuju akhirat. Oleh karenanya, sepantasnyalah bagi kita mempersiapkan bekal untuk perjalanan panjang tersebut. “Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah [...]

Memejamkan Mata

\ \ \ \ \ \

Memejamkan Mata

Serangkaian kesalahan sering kita temukan dalam sholat yang dikerjakan oleh sebagian kaum muslimin. Ada yang merupakan pelanggaran kecil, dan ada yang merupakan pelanggaran besar yang mengharuskan pelakunya untuk mengulangi sholat. Kesalahan-kesalahan itu dilatari oleh kejahilan atau kelalaian dan keteledoran sebagian orang diantara mereka. Diantara kesalahan-kesalahan itu, sebagian orang ada yang suka memejamkan mata di saat [...]

Mengapa Harus ke Barat ?

\ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \

Mengapa Harus ke Barat ?

Sebagian orang jahil dari kalangan kaum muslimin kadang tertipu dengan kemajuan orang-orang barat yang notabene beragama Yahudi atau Kristen. Kemajuan teknologi dan dunia orang barat membutakan mata kaum muslimin sehingga merasa kecil hati dan minder dengan kondisi mereka yang terbelakang, dan pada gilirannya kaum muslimin membebek buta kepada kaum kafir barat, dan bangga dengan segala [...]

\ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \

Anjing-anjing Neraka

Di tengah menghadapi krisis ekonomi global, kaum muslimin di cengangkan dengan beberapa aksi TERORISME yang telah mencoreng citra islam di mata dunia. Kejadian-kejadian itu menimbulkan banyak keraguan di hati manusia -khususnya kaum muslimin- tentang agamanya sebagai agama yang penuh rahmat dan kasih sayang. Sehingga mereka menjadi bingung dan berusaha menjauhi agamanya yang

\

Kekasih Setiap Nabi

Diantara sebab yang mengaburkan dan merusak agama, tersebarnya hadits-hadits palsu, seperti hadits:

إِنَّ اللهَ اتَّخَذَنِيْ خَلِيْلاً كَمَا اتَّخَذَ إِبْرَاهِيْمَ خَلِيْلاً وَإِنَّهُ لَمْ يَكُنْ نَبِيٌّ إِلاَّ لَهُ خَلِيْلٌ أَلاَ وَإَنَّ خَلِيْلِيْ أَبُوْ بَكْرٍ

"Sesungguhnya Allah telah menjadikanku sebagai kekasih sebagaimana Dia menjadikan Ibrohim sebagai kekasih. Sesungguhnya tak ada seorang nabi, kecuali ia memiliki kekasih. Ingatlah, sesungguhnya kekasihku adalah Abu Bakr". [HR. Ath-Thobroniy dalam Al-Mu'jam Al-Kabir (7816), dan Al-Wahidiy dalam Asbab An-Nuzul (hal. 136)]