Profil Panitia Kajian Masjid Nurul Qalbi Brimob
Tegap, sigap, tegas itulah salah satu kesan jika kita ingin menyentuh sedikit tentang keseharian dari personel Militer negri ini. Salah satunya adalah dari kesatuan Brimob. Hidayah Allah untuk mengenal Sunnah dan berpegang teguh diatasnya akan dapat Dia berikan kepada siapa saja, termasuk kepada personel militer. Alhamdulillah di Makassar sudah ada ikhwah dari militer yang dengan hidayah Allah bisa bermanhaj Salafy Ahlussunnah wal Jama’ah. Dengan kemudahan dari Allah juga, alhamdulillah kajian di Mesjid Brimob Makassar, akhirnya bisa terlaksana. Dimulai ketika seorang ikhwah yang sedang tugas di Ambon sekitar tahun 2004, kemudian hingga 2006 alhamdulillah ikhwah salafy di Brimob Makassar semakin bertambah menjadi 6 orang dan tahun 2007 alhamdulillah sudah sekitar 10 orang. Sebelum kajian rutin dilakukan di Masjid Brimob, sebelumnya ikhwah mengadakan kajian di Mesjid sekitar hertasning, namun kajian rutin tersebut kemudian dihentikan karena ada pihak-pihak yang kurang senang dengan dakwah ini. Kemudian ketika semakin banyak ikhwah yang mendapat hidayah ketika bertugas di luar Makassar, muncullah ide untuk menghidupkan kembali kajian rutin terutama di lingkungan asrama Brimob Makassar dan sekitarnya. Pada bulan Februari 2007, dengan kemudahan dari Allah alhamdulillah izin untuk menggunakan Masjid Brimob akhirnya bisa disetujui langsung oleh Kepala Brimob. Ta’lim awal di mesjid ini diisi oleh Ustadz Khaidir yang ketika itu juga dihadiri langsung oleh Kepala Brimob Makassar. Alhamdulillah respon beliau cukup baik, dan mengizinkan kepada ikhwah untuk melanjutkan ta’lim rutin ini. Harapan ikhwah Brimob untuk mengadakan ta’lim rutin ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada ikhwah-ikhwah dan personel Brimob untuk mendapatkan ilmu syar’i setelah mereka disibukkan dengan urusan tugas mereka, selain itu diharapkan supaya dakwah ini bisa tersebar luas di masyarakat.
Di Makassar, selain ikhwah Brimob ada juga ikhwah dari Armed (Artileri Medan), Kavaleri, dll. Walaupun mereka bertugas di militer, namun mereka juga memiliki semangat untuk tetap menuntut ilmu syar’i di tengah kesibukan mereka.
Dakwah ahlussunnah pastilah tidak akan berjalan mulus, dan akan senantiasa ada rintangan, tidak terkecuali bagi ikhwah dari personel Brimob, Armed, Kodam, maupun dari kesatuan kepolisian. Akan senantiasa ada rintangan untuk menghalangi dakwah ini hingga datang hari perhitungan. Semoga Allah terus memberikan kita keistiqomahan untuk terus berada diatas manhaj ini dengan bimbingan para ulama dan ahlul ilmi.
Kontak Person
Abu Aqillah Ilham
(Ops Den A Brimob)
Ringkasan wawancara dengan Ikhwah Brimob di Mesjid Nurul Qalbi (Kompleks Brimob Makassar) (af)



June 17th, 2011 at 2:36 pm
Bismillah…
Alhamdulilah, ana senang sekali..
mudah2an brimob kelapa dua depok
dekat dengan tempat tinggal ana juga bisa seperti brimob di makasar..
Mudah2an bisa berkunjung lagi ke makasar..
dan bertemu dengan ikhwah disana..
Barakallahu Fiikum..