Profil Majalah An-Nashihah

Kemunculan majalah ini ditengah-tengah kaum muslimin dimulai sekitar tahun 2001. Di latar belakangi oleh keinginan untuk menyebarkan dakwah lewat tulisan mengingat banyaknya kaum muslimin yang belum sampai dakwah kepada mereka secara lisan (majelist ta’lim) dikarenakan semangat, keadaan, dan waktu yang mereka miliki berbeda-beda. Setidaknya dengan tulisan mereka bisa mempelajari agama yang haq ini sedikit demi sedikit, sehingga diharapkan melalui media ini mereka dimudahkan untuk menerima ilmu. Hal ini cukup beralasan mengingat kebanyakan majalah dan buletin yang ada kebanyakan berisi tentang sesuatu yang tidak bermanfaat dalam menambah ilmu bagi para pembacanya. Ada yang menawarkan bahasan “politik Islam” sebagai bahasan utamanya, ada yang menjadikan khurafat dan kesyirikan yang kemudian mereka bungkus dengan slogan islam sebagai komoditi utamanya, dan ada pula yang menjadikan cerpen (cerita pendek) atau novel-novel “Islami” sebagai penarik para pembacanya. Masing-masing majalah menawarkan isi dan materi sesuai dengan apa yang menjadi tujuan pada masing-masing kelompok, dan tentunya masing-masing kelompok berbeda antara yang satu dengan yang lainnya.

Nama Majalah An-Nashihah diambil dari kata “An-Nashihah” dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang bermakna “Nasehat“. Diinginkan dengan kata ini adalah dakwah kepada masyarakat, oleh karena agama itu adalah nasehat. Diharapkan melalui majalah ini setidaknya semboyan khas majalah ini; “Menebar Cahaya di Tengah Gulita” bisa terlaksana. Yang di maksudkan “cahaya” adalah penerang kegelapan, maka ilmu itu seperti cahaya yang menerangi manusia di tengah kegelapan kejahilan. Dengan penamaan dan slogan dari An-Nashihah diharapkan Majalah ini dapat masuk hingga ke pelosok daerah sehingga aqidah dan pemahaman mereka bisa menjadi lebih baik.

Majalah ini pada awalnya (sekitar edisi 1-5) berbentuk jurnal, karena memang ketika itu dimaksudkan agar supaya jurnal ini dapat berisi materi-materi yang ringkas dan padat dengan ukuran majalah yang sederhana sehingga mudah dibawa kemana-mana. Namun sejak edisi ke-6 ada saran dari ikhwah-ikhwah yang mengurusi tata usaha Majalah An-Nashihah di Solo agar jurnal yang ada ketika itu bisa berubah menjadi Majalah, maka sejak edisi 6 hingga sekarang akhirnya An-Nashihah berubah menjadi majalah.

Mungkin ada beberapa diantara para pembaca Majalah ini yang merasa “berat” untuk memahami materi dari majalah ini. Hal ini disebabkan karena ciri khas dari majalah ini adalah meminimalisir komentar-komentar yang tidak perlu sehingga akan kita dapatkan kebanyakan isi dari majalah ini adalah dari Quran dan Sunnah (lengkap dengan takhrijnya) dan juga perkataan- perkataan dari para ulama Ahlussunnah. Tidak heran jika di majalah ini akan kita dapatkan cukup banyak catatan-catatan kaki di setiap halaman, lengkap dengan sumber pengambilan hadits, rawi, kitab-kitab ulama beserta halaman dan cetakan kitab tersebut.

Disadari atau tidak, dalam pengelolaan majalah ini tetap memiliki beberapa hambatan. Diantaranya adalah sistem manajemen yang masih perlu di tingkatkan, begitu pula dengan minimnya sumber daya sehingga rencana untuk penerbitan bulanan masih belum bisa terealisasi dengan baik.

Berikut ini adalah info lengkap tentang Majalah An-Nashihah

Alamat Redaksi :
Pondok Pesantren As-Sunnah Makassar
Jl. Baji Rupa No. 6 Makassar 90244 [LIHAT PETA]
Telp : 0411-832033 , 0411-878368
Website : www.annashihah.com

Alamat Tata Usaha :

Jl. Makam Haji Surakarta

Pimpinan Umum : Al-Ustadz Dzulqarnain
Pimpinan Redaksi : Al-Ustadz Mustamin, Lc

Redaksi :
a. Redaksi Ahli :
- Ustadz Dzulqarnain
- Ustadz Muhammad Na’im (Solo)
- Ustadz Mustamin
b. Layout : Slamet, SSn (Jogja)
c. Editor : Al-Ustadz Mustamin, Lc & Al-Ustadz Dzulqarnain
d. Tata Usaha :
- Bambang Pamilih
- Ali

Rubrik :
a. Aqidah
b. Manhaj
c. Fiqh
d. Hadits
e. An-Nisaa
f. Masalah Anda (Dijawab langsung oleh beberapa Masyaikh Ahlussunnah di Saudi Arabia)

Produksi : 4000 Eksemplar

Harga : Rp 6000 (Jawa), Rp 7000 (Luar Jawa)

Waktu Terbit : Kondisional

Agen : Dari seluruh Indonesia

Sumber : Ringkasan wawancara dengan Al-Ustadz Mustamin, Lc (Pimred Majalah An-Nashihah) (af)

Incoming search terms:

  • profil majalah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>