You are currently browsing the archives for the resensi category.


Alhamdulillah Edisi Revisi Buku BEDA SALAFI dengan HIZBI telah terbit

Wednesday, December 17th, 2008

Alhamdulillah buku Beda Salafi dengan Hizbi Edisi Revisi sudah bisa anda pesan via website ini. Edisi revisi ini merupakan hasil ralat yang ada di terbitan awal buku BSDH.

Buku Beda Salafi dengan Hizbi merupakan sebuah bantahan ilmiah terhadap buku Beda Salaf dengan Salafi karangan Mut’ab bin Suryan Al-’Ashimi. Ringkasan buku ini bisa anda baca di www.almakassari.com atau bisa langsung klik disini. Berikut ini adalah detail buku BSDH :

Judul : BEDA SALAFI DENGAN HIZBI (Memang Beda, Kenapa Sama?)
Penulis : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah Al-Atsari
Muroja’ah : Ustadz Abu Hamzah Yusuf Al-Atsari
Tebal : 146 Halaman
Ukuran : 14 cm x 21 cm
Cover : Doff + Emboss
Penerbit : tooBAGUS Publishing (Bekerjasama dengan Pustaka Ibnu Abbas Makassar)

Bagi yang ingin memesan bisa segera memesannya dengan menyebutkan Nama, Alamat Lengkap, No HP/Telp, dan jumlah yang ingin dipesan melalu kolom komentar dibawah ini, atau langsung mengirimkan email ke almakassari @ gmail.com. Untuk pemesanan via HP bisa sms ke no 085242144732. Jika anda tidak sempat mendapatkan cetakan pertama dikarenakan stok kami terbatas, Anda bisa memesan lagi untuk cetakan ketiga, InsyaAllah.

Resensi Buku Memang Harus Beda antara SALAFIYYAH dengan HIZBIYYAH (Sebuah Bantahan Buku Beda Salaf dengan “Salafi”)

Saturday, February 16th, 2008

MEMANG HARUS BEDA

antara SALAFIYYAH dan HIZBIYYAH

(Harusnya Beda, Kenapa Sama ?)

الكواشف الجلية في الرد على كشف الحقائق الخفية

Sebuah Bedah Ilmiah Membongkar Penyimpangan Buku "Beda Salaf dengan "Salafi"

(Ditulis oleh : Al-Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah Al-Atsariy)

======
PENTING !!!
Dibolehkan untuk mengcopy artikel ini dengan tidak menambah atau mengurangi isi artikel ini. Artikel ini ditampilkan atas rekomendasi langsung oleh Al-Ustadz Abu Fa’izah Al-Altsariy sebagai ringkasan dari buku bantahan beliau (insyaAllah akan segera terbit) terhadap buku Beda Salaf dengan "Salafi". Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala perubahan kecil atau banyak yang dilakukan oknum-oknum yang membenci dakwah salafiyah terhadap ringkasan buku bantahan ini. Untuk detail bantahan ini bisa langsung dilihat di buku Memang Harus Beda antara Salafiyyah dan Hizbiyyah yang insyaAllah akan segera dicetak dan InsyaAllah akan tampil secara berseri di Almakassari.Com dan web-web salafy lainnya. Jazakumullah khoir. (more…)

Alhamdulillah Telah terbit : Studi Kritis Perayaan Maulid Nabi

Wednesday, September 26th, 2007

Alhamdulillah sekarang anda bisa memiliki buku ini sebagai salah satu referensi dan pengetahuan syar’i tentang hukum merayakan maulid Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam. Bagi yang ingin memesan, bisa memasukkan nama, alamat lengkap, no hp ke kolom komentar di bawah ini.
Judul : Studi Kritis Perayaan Maulid Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam
Penulis : Ustadz Hammad Abu Muawiyah
Penerbit : Maktabah Al-Atsariyyah
Tebal : ± 320 Halaman
Harga : Rp 38.000

Perayaan Maulid Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam bisa dikatakan sebagai ritual tahunan yang telah dilaksanakan turun temurun, dari generasi ke generasi di hampir seluruh negeri kaum muslimin. Dia dijadikan lambang oleh kebanyakan mereka sebagai bentuk kecintaan terhadap Rasulullah Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wasallam. Akan tetapi, pernahkah terbetik di dalam hati kita untuk mengadakan studi dan penelitian tentang asal muasal munculnya perayaan ini? Pernahkah kita mempertimbangkan ucapan sebagian orang yang menyatakan bid’ahnya maulid? Ataukah kita serta merta langsung menyalahkan ucapan tersebut tanpa melihat dalil-dalil dari pihak yang pro dan kontra terhadapnya? Tentunya sikap yang kedua ini bukanlah sikap yang adil bahkan merupakan kecurangan, baik dari sisi akal, terlebih lagi dari sisi syariat.

Buku yang akan segera terbit ini insya Allah akan menjadi penuntun bagi setiap orang yang menginginkan kebenaran dalam masalah hukum perayaan maulid ini. Insya Allah akan menjadi bahan studi bagi setiap orang yang mau bersikap adil dan obyektif dalam menilai perayaan ini. Akan menjadi hujjah yang kuat bagi yang kontra terhadapnya dan akan menjadi penentang yang tegas bagi yang pro terhadapnya.

Tampil dengan jumlah sekitar 310 halaman dan secara umum terbagi menjadi dua bagian besar, yaitu: Pendahuluan dan Inti Pembahasan. Dalam Pendahuluan dibahas beberapa dasar masalah penting, yang sebenarnya setiap bab dalam pendahuluan ini merupakan bantahan bagi dalil-dalil pihak yang pro kepada perayaan maulid. Sebut saja di antaranya: Taklid kepada mayoritas umat Islam, adanya bid’ah hasanah, maulid merupakan sarana untuk bershalawat dan mencintai Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam, dan seterusnya. Adapun inti pembahasan, maka disini merupakan tempat beradu argumen antara pihak yang pro dan yang kontra, serta tempat untuk memisahkan antara yang haq dan yang batil.

Kesimpulan dari bab-bab dalam inti pembahasan ini antara lain: Maulid sesungguhnya pertama kali dirayakan oleh kelompok yang lebih kafir daripada Yahudi dan Nashara, membantah secara lengkap dan meluas 22 dalil pihak yang pro kepadanya serta 24 kemungkaran besar yang terjadi di tengah-tengah perayaan maulid, dan juga tentu saja nukilan dari sekitar 70 ulama salaf baik yang dahulu maupun yang belakangan yang memfonis perayaan ini sebagai amalan yang melenceng dari tuntunan Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam.

Untuk point-point pemgahasan dalam buku ini, bisa dilihat di Daftar Isi berikut ini :

Bagian Pertama : Pendahuluan yang terdiri dari delapan bab sebagai berikut:
1. Bab Pertama : Wajibnya Mengembalikan Semua Perkara yang Diperselisihkan Kepada Al-Kitab dan As-Sunnah Sesuai dengan Pemahaman Para Ulama Salaf.
a. Dalil Naqli
b. Dalil Ijma
c. Dalil Akal
d. Syubhat dan Bantahannya.
2. Bab Kedua : Kesempurnaan Islam dan Bahaya Bid’ah.
a. Kesempurnaan Islam
b. Syarh Definisi Bid’ah
c. Dalil-dalil Tercelanya Bid’ah serta Akibat Buruk yang Akan Menimpa Pelakunya
d. Perkataan Para Ulama Salaf dalam Mencela Bid’ah
3. Bab Ketiga : Tidak Ada Bid’ah Hasanah dalam Islam.
a. Dalil-dalil Tercelanya Semua Bentuk Bid’ah
b. Tujuh Syubhat Para Penyeru Bid’ah Hasanah serta Bantahannya
4. Bab Keempat : Syarat Diterimanya Amalan.
a. Syarat Pertama: Pemurnian Keikhlasan
b. Syarat Kedua: Pemurnian Ittiba`
5. Bab Kelima : Terlarangnya Taqlid Dalam Agama.
a. Definisi Taqlid
b. Pembagian dan Hukum Taqlid
c. Perkataan Imam Empat dalam Melarang Taqlid
6. Bab Keenam : Haramnya Tasyabbuh Kepada Orang-Orang Kafir.
a. Definisi dan Bentuk-bentuk Tasyabbuh.
b. Hukum Tasyabbuh
c. Hikmah Diharamkannya Tasyabbuh
d. Dalil-dalil Umum Pengharaman Tasyabbuh
e. Dalil-dalil Khusus Pengharaman Tasyabbuh
7. Bab Ketujuh : Hakikat Kecintaan Kepada Nabi Muhammad -Shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam-.
a. Hakikat Kecintaan kepada Nabi -Shallallahu alaihi wasallam-
b. Tanda-tanda Kecintaan kepada Beliau.
c. Beberapa Kisah Sahabat Seputar Kecintaan Mereka kepada Nabi -Shallallahu alaihi wasallam-
8. Bab Kedelapan : Tuntunan Nabi -Shallallahu ‘Alaihi Wasallam- Dalam Bersholawat.
a. Tafsir Ayat Shalawat (Al-Ahzab: 56)
b. Keutamaan Shalawat dan Taslim.
c. Kaifiat Shalawat dan Taslim
d. Waktu dan Tempat Disyariatkan Membaca Shalawat dan Taslim.
e. Beberapa Contoh Shalawat Bid’ah (Badar, Nariyah, Qashidah Al-Burdah, Maulidul Barzanji, dan dua shalawat lainnya)

Bagian Kedua : Inti Pembahasan, yang terdiri dari enam bab, yaitu:
9. Bab Kesembilan : Definisi dan Sejarah Munculnya Perayaan Maulid.
a. Definisi Maulid
b. Perselisihan Ulama Tentang Hari Lahirnya Nabi -Shallallahu alaihi wasallam-
c. Yang Pertama Kali Merayakannya.
d. Sekilas tentang Al-Bathiniyah, Sebagai Pencetus Perayaan Maulid.
10. Bab Kesepuluh :Penetapan bahwa Orang-Orang yang Merayakan Maulid Menganggap Perayaaan Itu Bagian dari Agama.
11. Bab Kesebelas :Syubhat dan Argumen yang Dijadikan Sandaran oleh Orang-Orang yang Membolehkan Maulid Beserta Bantahannya.
Dalil-dalil yang sering dipakai untuk membolehkan perayaan maulid lengkap dengan bantahannya.
12. Bab Keduabelas : Kemungkaran-Kemungkaran dalam Perayaan Maulid.
a. Bentuk-bentuk Perayaan Maulid
b. Kemungkaran dalam Perayaan Maulid -dari Sisi Aqidah dan yang Lainnya- serta bantahannya.
13. Bab Ketiga belas : Perkataan dan Fatwa Para Ulama Tentang Bid’ahnya Perayaan Maulid.
a. Perkataan Para Ulama Salaf (Terdahulu dan Zaman ini) Akan Bid’ahnya Perayaan Maulid.
b. Apakah Para Ulama Mengkafirkan Para Pelaku Maulid?
14. Bab Keempat belas : Kumpulan Fatwa Seputar Perayaan Maulid.
Fatwa Para Ulama Seputar Beberapa Kejadian Dalam Perayaan Maulid (Hukum menghadiri, menyumbang uang, menerima dan memakan makanannya, dll)

Bagian Ketiga : Penutup

Kajian Online Via Paltalk

Tuesday, June 19th, 2007

InsyaAllah buat ikhwah yang ingin mendengarkan kajian live dari Makassar, dapat mengikuti jadwal kajian live dibawah ini. Sebagai informasi sebelum dapat mendengarkan kajian live ini, antum harus menginstall aplikasi Paltalk di komputer antum. Silahkan klik disini untuk petunjuk penggunaan Paltalk.

Jadwal kajian Live :

1. Tiap Malam Kamis (ba’da Maghrib)
Pemateri : Ustadz Abdul Qodir Al-Atsary
Materi : Bahjah An-Nazhirin
Tempat : Masjid Al-Lathif (Belakang STMIK Dipanegara)

2. Tiap Malam Jum’at (ba’da Maghrib)
Pemateri : Ustadz Ibnu Yunus
Materi : Fiqh
Tempat : Masjid Al-Ikhtiar Kompleks Perumahan Dosen Unhas

Untuk sementara hanya itu yang dapat kami online kan. InsyaAllah jadwal yang lain akan menyusul. Untuk kajian yang tidak sempat kami online karena sesuatu hal, maka akan kami ganti di lain waktu. InsyaAllah jadwal akan kami cantumkan di agenda kegiatan.

Untuk channel kajian salafy recorded, silahkan masuk ke channel Salafy in Indonesia with Live or Recorded Dars. nickname yang dipakai di ruangan itu adalah i-Radio m3. InsyaAllah kajian recorded ini akan senantiasa online setiap hari, terutama ketika tidak ada jadwal kajian live. Untuk mendapatkan info terbaru dari kajian recorded ini, silahkan add nickname i-Radio m3 di Paltalk antum.

NB : Sewaktu-waktu kami juga menyiarkan kajian rekaman secara online juga melalui paltalk, namun hal tersebut hanyalah bersifat bebas.