Home » Archives by category » Artikel Islam » hadits lemah
Kebiasaan Berdzikir
Hadits-hadits tentang berdzikir amat banyak bertebaran, baik yang shohih, maupun yang dho’if (lemah). Diantara hadits lemah dalam hal ini, لَيَذْكُرَنَّ اللهَ أَقْوَامٌ فِي الدُّنْيَا عَلَى الْفُرُشِ الْمُمَهَّدَةِ, يُدْخِلُهُمُ الدَّرَجَاتِ الْعُلَى “Benar-benar akan ada beberapa kaum yang berdzikir kepada Allah di dunia pada tempat tidur yang terhampar; Allah akan memasukkan mereka ke dalam tingkatan-tingkatan (surga) yang [...]
hadits lemah \ kematian \ nasehat
Cukuplah Kematian Sebagai Nasihat
Sebuah hadits terkadang memiliki makna yang mendalam sehingga sebagian orang menyangkanya sebagai sabda Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- , padahal bukan !! Seperti hadits ini: كَفَى بِالْمَوْتِ وَاعِظًا وَكَفَى بِالْيَقِيْنِ غِنًى وَكَفَى بِالْعِبَادَةِ شُغْلاً “Cukuplah kematian sebagai nasihat, cukuplah keyakinan sebagai kekayaan, dan cukuplah ibadah sebagai suatu kesibukan”. [HR. Al-Qudho'iy dalam Musnad Asy-Syihab (1410), dan [...]
Menyentuh Tangan Orang Kafir
Menyentuh orang kafir adalah boleh, sebab badan dan tangan mereka juga suci. Jangan tertipu dengan hadits di bawah ini sehingga Anda mengharamkan berjabat tangan dengan orang kafir, sebab hadits ini palsu: Konon kabarnya Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda, يَا جِبْرِيْلُ مَا مَنَعَكَ أَنْ لاَ تَأْخُذَ بِيَدِيْ ؟ قَالَ : إِنَّكَ أَخَذْتَ بِيَدِ يَهُوْدِيٍّ, فَكَرِهْتُ [...]
bayi \ hadits lemah \ keguguran \ nama
Namailah Bayi yang Keguguran
Disana terdapat beberapa hadits tentang sunnahnya memberi nama bagi janin yang keguguran atau anak bayi yang meninggal sebelum hari ke tujuhnya. Namun semua hadits itu lemah, bahkan ada yang palsu, seperti hadits berikut:
Baca Al-Qur’an di Siang Bolong
Sebagian ahli fiqih terkadang tasahul (bergampangan) dalam meriwayatkan hadits lemah, bahkan palsu sehingga terkadang orang awam yang senang taqlid langsung mengamalkan dan meyakini kandungan hadits itu, seperti hadits: إِذَا رَأَيْتُمْ مَنْ يَجْهَرُ بِالْقِرَاءَةِ فِيْ النَّهَارِ فَارْمُوْهُ بِالْبَعْرِ "Jika kalian melihat orang yang mengeraskan bacaan Al-Qur’annya di siang hari, maka lemparilah orang itu dengan kotoran onta".
hadits lemah \ hadits palsu \ harut \ marut
Kisah Harut dan Marut
Hadits palsu, dan berita isra’iliyyat banyak "menghiasi" kitab-kitab tafsir. Ambil saja sebagai contoh, hadits tentang Harut, dan Marut. Oleh karenanya, saat membaca sebagian kitab-kitab tafsir, seorang harus pandai memilah, dan memilih hadits, jangan sampai memilih hadits palsu, atau berita Isra’iliyyat
Bahaya Membunuh
Membunuh termasuk dosa yang paling besar. Saking besarnya, dosa membunuh ini pun disebutkan dalam hadits lemah yang tak boleh dijadikan sandaran. Cukuplah bagi kita dalil dari Al-Kitab dan Sunnah. Tak usah bersandar kepada hadits lemah seperti ini:
Ridho terhadap Taqdir Allah
Terkadang hadits lemah mengandung makna yang baik, seperti hadits di bawah ini. Namun tentunya kita tak boleh menyatakan itu adalah ucapan Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-. Bunyi haditsnya: Dari Abu Hindin Ad-Dariy -radhiyallahu ‘anhu- berkata, "Aku pernah mendengar Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda, قَالَ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى: مَنْ لَمْ يَرْضَ بِقَضَائِيْ وَيَصْبِرْ عَلَى بَلاَئِيْ [...]