Alhamdulillah Telah terbit : Studi Kritis Perayaan Maulid Nabi

Dilihat 1,533 kali | Kirim Ke Teman

Alhamdulillah sekarang anda bisa memiliki buku ini sebagai salah satu referensi dan pengetahuan syar’i tentang hukum merayakan maulid Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam. Bagi yang ingin memesan, bisa memasukkan nama, alamat lengkap, no hp ke kolom komentar di bawah ini.
Judul : Studi Kritis Perayaan Maulid Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam
Penulis : Ustadz Hammad Abu Muawiyah
Penerbit : Maktabah Al-Atsariyyah
Tebal : ± 320 Halaman
Harga : Rp 38.000

Perayaan Maulid Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam bisa dikatakan sebagai ritual tahunan yang telah dilaksanakan turun temurun, dari generasi ke generasi di hampir seluruh negeri kaum muslimin. Dia dijadikan lambang oleh kebanyakan mereka sebagai bentuk kecintaan terhadap Rasulullah Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wasallam. Akan tetapi, pernahkah terbetik di dalam hati kita untuk mengadakan studi dan penelitian tentang asal muasal munculnya perayaan ini? Pernahkah kita mempertimbangkan ucapan sebagian orang yang menyatakan bid’ahnya maulid? Ataukah kita serta merta langsung menyalahkan ucapan tersebut tanpa melihat dalil-dalil dari pihak yang pro dan kontra terhadapnya? Tentunya sikap yang kedua ini bukanlah sikap yang adil bahkan merupakan kecurangan, baik dari sisi akal, terlebih lagi dari sisi syariat.

Buku yang akan segera terbit ini insya Allah akan menjadi penuntun bagi setiap orang yang menginginkan kebenaran dalam masalah hukum perayaan maulid ini. Insya Allah akan menjadi bahan studi bagi setiap orang yang mau bersikap adil dan obyektif dalam menilai perayaan ini. Akan menjadi hujjah yang kuat bagi yang kontra terhadapnya dan akan menjadi penentang yang tegas bagi yang pro terhadapnya.

Tampil dengan jumlah sekitar 310 halaman dan secara umum terbagi menjadi dua bagian besar, yaitu: Pendahuluan dan Inti Pembahasan. Dalam Pendahuluan dibahas beberapa dasar masalah penting, yang sebenarnya setiap bab dalam pendahuluan ini merupakan bantahan bagi dalil-dalil pihak yang pro kepada perayaan maulid. Sebut saja di antaranya: Taklid kepada mayoritas umat Islam, adanya bid’ah hasanah, maulid merupakan sarana untuk bershalawat dan mencintai Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam, dan seterusnya. Adapun inti pembahasan, maka disini merupakan tempat beradu argumen antara pihak yang pro dan yang kontra, serta tempat untuk memisahkan antara yang haq dan yang batil.

Kesimpulan dari bab-bab dalam inti pembahasan ini antara lain: Maulid sesungguhnya pertama kali dirayakan oleh kelompok yang lebih kafir daripada Yahudi dan Nashara, membantah secara lengkap dan meluas 22 dalil pihak yang pro kepadanya serta 24 kemungkaran besar yang terjadi di tengah-tengah perayaan maulid, dan juga tentu saja nukilan dari sekitar 70 ulama salaf baik yang dahulu maupun yang belakangan yang memfonis perayaan ini sebagai amalan yang melenceng dari tuntunan Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam.

Untuk point-point pemgahasan dalam buku ini, bisa dilihat di Daftar Isi berikut ini :

Bagian Pertama : Pendahuluan yang terdiri dari delapan bab sebagai berikut:
1. Bab Pertama : Wajibnya Mengembalikan Semua Perkara yang Diperselisihkan Kepada Al-Kitab dan As-Sunnah Sesuai dengan Pemahaman Para Ulama Salaf.
a. Dalil Naqli
b. Dalil Ijma
c. Dalil Akal
d. Syubhat dan Bantahannya.
2. Bab Kedua : Kesempurnaan Islam dan Bahaya Bid’ah.
a. Kesempurnaan Islam
b. Syarh Definisi Bid’ah
c. Dalil-dalil Tercelanya Bid’ah serta Akibat Buruk yang Akan Menimpa Pelakunya
d. Perkataan Para Ulama Salaf dalam Mencela Bid’ah
3. Bab Ketiga : Tidak Ada Bid’ah Hasanah dalam Islam.
a. Dalil-dalil Tercelanya Semua Bentuk Bid’ah
b. Tujuh Syubhat Para Penyeru Bid’ah Hasanah serta Bantahannya
4. Bab Keempat : Syarat Diterimanya Amalan.
a. Syarat Pertama: Pemurnian Keikhlasan
b. Syarat Kedua: Pemurnian Ittiba`
5. Bab Kelima : Terlarangnya Taqlid Dalam Agama.
a. Definisi Taqlid
b. Pembagian dan Hukum Taqlid
c. Perkataan Imam Empat dalam Melarang Taqlid
6. Bab Keenam : Haramnya Tasyabbuh Kepada Orang-Orang Kafir.
a. Definisi dan Bentuk-bentuk Tasyabbuh.
b. Hukum Tasyabbuh
c. Hikmah Diharamkannya Tasyabbuh
d. Dalil-dalil Umum Pengharaman Tasyabbuh
e. Dalil-dalil Khusus Pengharaman Tasyabbuh
7. Bab Ketujuh : Hakikat Kecintaan Kepada Nabi Muhammad -Shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam-.
a. Hakikat Kecintaan kepada Nabi -Shallallahu alaihi wasallam-
b. Tanda-tanda Kecintaan kepada Beliau.
c. Beberapa Kisah Sahabat Seputar Kecintaan Mereka kepada Nabi -Shallallahu alaihi wasallam-
8. Bab Kedelapan : Tuntunan Nabi -Shallallahu ‘Alaihi Wasallam- Dalam Bersholawat.
a. Tafsir Ayat Shalawat (Al-Ahzab: 56)
b. Keutamaan Shalawat dan Taslim.
c. Kaifiat Shalawat dan Taslim
d. Waktu dan Tempat Disyariatkan Membaca Shalawat dan Taslim.
e. Beberapa Contoh Shalawat Bid’ah (Badar, Nariyah, Qashidah Al-Burdah, Maulidul Barzanji, dan dua shalawat lainnya)

Bagian Kedua : Inti Pembahasan, yang terdiri dari enam bab, yaitu:
9. Bab Kesembilan : Definisi dan Sejarah Munculnya Perayaan Maulid.
a. Definisi Maulid
b. Perselisihan Ulama Tentang Hari Lahirnya Nabi -Shallallahu alaihi wasallam-
c. Yang Pertama Kali Merayakannya.
d. Sekilas tentang Al-Bathiniyah, Sebagai Pencetus Perayaan Maulid.
10. Bab Kesepuluh :Penetapan bahwa Orang-Orang yang Merayakan Maulid Menganggap Perayaaan Itu Bagian dari Agama.
11. Bab Kesebelas :Syubhat dan Argumen yang Dijadikan Sandaran oleh Orang-Orang yang Membolehkan Maulid Beserta Bantahannya.
Dalil-dalil yang sering dipakai untuk membolehkan perayaan maulid lengkap dengan bantahannya.
12. Bab Keduabelas : Kemungkaran-Kemungkaran dalam Perayaan Maulid.
a. Bentuk-bentuk Perayaan Maulid
b. Kemungkaran dalam Perayaan Maulid -dari Sisi Aqidah dan yang Lainnya- serta bantahannya.
13. Bab Ketiga belas : Perkataan dan Fatwa Para Ulama Tentang Bid’ahnya Perayaan Maulid.
a. Perkataan Para Ulama Salaf (Terdahulu dan Zaman ini) Akan Bid’ahnya Perayaan Maulid.
b. Apakah Para Ulama Mengkafirkan Para Pelaku Maulid?
14. Bab Keempat belas : Kumpulan Fatwa Seputar Perayaan Maulid.
Fatwa Para Ulama Seputar Beberapa Kejadian Dalam Perayaan Maulid (Hukum menghadiri, menyumbang uang, menerima dan memakan makanannya, dll)

Bagian Ketiga : Penutup

Artikel di Kategori ini :

  1. Alhamdulillah Edisi Revisi Buku BEDA SALAFI dengan HIZBI telah terbit
  2. Resensi Buku Memang Harus Beda antara SALAFIYYAH dengan HIZBIYYAH (Sebuah Bantahan Buku Beda Salaf dengan “Salafi”)
  3. Kajian Online Via Paltalk

13 Responses to Alhamdulillah Telah terbit : Studi Kritis Perayaan Maulid Nabi

  1. Abu Abdillah Makmun bin Mahmud

    Alhamdulillah, semoga dengan beredarnya buku ini dapat menangkal syubhat para ahlul ahwa yang berusaha merusak aqidah ummat.
    Baarokallaahu fiikum.

  2. Bismillah, Semoga Keberkahan pada buku ini, salam untuk saudara ana Al ustad Abu Muawiyah Semoga Alloh Menjaga Beliau dan kita semua.

  3. Assalamu’alaikum
    Bagaimana caranya mendapatkan buku ini ?

    Wa’alaykumussalam warohmatullah wabarokatuh. Silahkan mengisi nama, alamat lengkap, email dan no telepon di kolom komentar diatas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *