Menjaga Mata ketika Jima’ (Bersetubuh)

Dilihat 2,305 kali | Kirim Ke Teman

Melihat kemaluan istri ketika berhubungan adalah boleh berdasarkan hadits-hadits shahih. Adapun hadits yang berbunyi:

إِذَا جَامَعَ أَحَدُكُمْ زَوْجَتَهُ أَوْ جَاِريَتَهُ فَلَا يَنْظُرْ إِلَى فَرْجِهَا فَإِنَّ ذَلِكَ يُوْرِثُ الْعَمَى

"Apabila seorang diantara kalian berhubungan dengan istrinya atau budaknya, maka janganlah ia melihat kepada kemaluannya, karena hal itu akan mewariskan kebutaan". [HR. Ibnu Adi dalam Al-Kamil (2/75)].

Maka hadits ini adalah palsu karena dalam sanadnya terdapat Baqiyah ibnul Walid. Dia adalah seorang mudallis yang biasa meriwayatkan dari orang-orang pendusta sebagaimana yang dijelaskan oleh Ibnu Hibban. Lihat Adh-Dho’ifah (195)

Sumber : Buletin Jum’at Al-Atsariyyah edisi 36 Tahun I. Penerbit : Pustaka Ibnu Abbas. Alamat : Jl. Bonto Te’ne No. 58, Kel. Borong Loe, Kec. Bonto Marannu, Gowa-Sulsel. HP : 08124173512 (a/n Ust. Abu Fa’izah). Pimpinan Redaksi/Penanggung Jawab : Ust. Abu Fa’izah Abdul Qadir Al Atsary, Lc. Editor/Pengasuh : Ust. Abu Fa’izah Abdul Qadir Al Atsary, Lc. Layout : Abu Muhammad Mulyadi. Untuk berlangganan/pemesanan hubungi : Ilham Al-Atsary (085255974201). (infaq Rp. 200,-/exp)

Artikel di Kategori ini :

  1. Status Anak dari Hubungan Perzinahan
  2. Barang-Barang Najis
  3. Sujud Menyentuh Tanah
  4. Serba-Serbi Air Alam
  5. Qurban, Keutamaan dan Hukumnya
  6. Mendulang Pahala di Pagi Buta
  7. Ternyata bukan Najis !!!
  8. Kayu Ajaib
  9. Sunnah Ied yang Hampir Terlupakan
  10. Hukum Menerima Hadiah dari Penghasilan yang Haram

2 Responses to Menjaga Mata ketika Jima’ (Bersetubuh)

  1. bismillah…afwan ana izin meng copy artikel2nya ya…..jazakumullahukhairan

    Waiyyakum. Na’am, silahkan dicopy dengan menyertakan sumbernya http://www.almakassari.com .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *