Memulai dengan Hamdalah

Dilihat 748 kali | Kirim Ke Teman

Ada sebuah hadits yang masyhur dalam kitab-kitab dan lisan manusia yang menjelaskan harusnya seseorang memulai segala urusan yang penting dengan membaca Alhamdulillah. Tapi hadits ini lemah sebagaimana berikut ini perinciannya:

كُلُّ أَمْرٍ ذِيْ بَالٍ لاَ يُبْدَأُ فِيْهِ بِالْحَمْدِ فَهُوَ أَقْطَعُ

"Segala urusan penting yang tidak dimulai di dalamnya dengan alhamdulillah, maka urusan itu akan terputus". [HR. Ibnu Majah dalam Sunan-nya (1894)]

Hadits ini lemah, karena ke-mursal-an yang terjadi pada sanadnya sebagaimana yang dijelaskan oleh Abu Dawud dalam Sunan-nya (2/677), dan Syaikh Al-Albaniy. Karenanya, Al-Albaniy melemahkan hadits ini dalam Al-Irwa’ (2).

Sumber : Hadit Dhoif Buletin Jum’at Al-Atsariyyah edisi 62 Tahun I. Penerbit : Pustaka Ibnu Abbas. Alamat : Jl. Bonto Te’ne No. 58, Kel. Borong Loe, Kec. Bonto Marannu, Gowa-Sulsel. HP : 08124173512 (a/n Ust. Abu Fa’izah). Pimpinan Redaksi/Penanggung Jawab : Ust. Abu Fa’izah Abdul Qadir Al Atsary, Lc. Editor/Pengasuh : Ust. Abu Fa’izah Abdul Qadir Al Atsary, Lc. Layout : Abu Dzikro. Untuk berlangganan/pemesanan hubungi : Ilham Al-Atsary (085255974201). (infaq Rp. 200,-/exp)

Artikel di Kategori ini :

  1. Status Anak dari Hubungan Perzinahan
  2. Menguak Keutamaan Wudhu
  3. Hukum Donor Darah dalam Bulan Ramadhan.
  4. Hukum Menerima Hadiah dari Penghasilan yang Haram
  5. Ternyata bukan Najis !!!
  6. Keutamaan Surat Al-Fatihah
  7. Solusi Terakhir ….
  8. Jangan Shalat, Jangan Bicara
  9. Siapa Bilang Rokok Haram?
  10. Panduan Puasa Ramadhan Di Bawah Naungan Al-Qur`an Dan As-Sunnah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *