Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/alma/public_html/index.php:4) in /home/alma/public_html/wp-content/plugins/wp-simple-firewall/src/processors/headers.php on line 43

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/alma/public_html/index.php:4) in /home/alma/public_html/wp-content/plugins/wp-simple-firewall/src/processors/headers.php on line 43

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/alma/public_html/index.php:4) in /home/alma/public_html/wp-content/plugins/wp-simple-firewall/src/processors/headers.php on line 43
Hukum Donor Darah dalam Bulan Ramadhan. | www.almakassari.com - www.salafymakassar.co.nr

Hukum Donor Darah dalam Bulan Ramadhan.

Dilihat 1,442 kali | Kirim Ke Teman

Syaikh Utsaiminrahimahullah

Tanya : Apakah mengambil sedikit darah (donor) dengan tujuan sebagai penghalalan atau bersedekah kepada seseorang di siang hari bulan Ramadhan dapat membatalkan puasa atau tidak ?

Jawab : Jika seseorang mengambil sedikit darahnya yang tidak memberikan efek kepada badannya seperti membuat dia lemah, maka ini tidak membatalkan puasanya baik diambil sebagai penghalalan, atau donor untuk seorang yang sakit, atau bersedekah kepada seseorang yang membutuhkan.

Adapun jika darahnya diambil dengan jumlah yang banyak, yang menjadikan badan lemas, maka dia berbuka dengannya (donor itu telah menjadi sebab sehingga dia berbuka/tidak berpuasa lagi-red). Dikiaskan seperti berbekam yang telah datang riwayatnya dari sunnah bahwa berbekam adalah termasuk salah satu dari pembatal-pembatal puasa.

Dengan demikian, maka tidak boleh bagi seseorang untuk menyedekahkan darahnya yang sagat banyak dalam keadaan dia sedang berpuasa wajib, seperti puasa pada bulan Ramadhan. Kecuali jika di sana ada keperluan yang darurat (mendesak), maka dalam keadaan seperti ini boleh baginya untuk menyedekahkan darahnya untuk menolak/mencegah darurat tadi. Dengan demikian dia berbuka dengan makan dan minum. Lalu dia harus mengganti puasanya yang dia tinggalkan/berbuka. (af)

Sumber : 48 Soal Jawab tentang Puasa bersama Syaikh Utsaimin-rahimahullah, Penulis : Syaikh Salim bin Muhammad Al-Juhani, Penerbit : Maktabah Al-Ghuroba’ Solo.

Artikel di Kategori ini :

  1. Lelaki yang Dikuburkan Di Dalam Mesjid
  2. Fatwa Ulama’ Sunnah tentang Demonstrasi & Mogok Makan
  3. Fatwa-Fatwa Seputar Kejadian Teror
  4. Bersumpah dengan Al-Quran
  5. Yang Muslimah Lakukan ketika Hendak Keluar Rumah
  6. Hukum Seseorang Masuk Islam setelah Ramadhan Berlalu Beberapa Hari
  7. Dimanakah Kiblatnya Doa ?
  8. Hukum Mengingkari Siksa Kubur
  9. Shalat Tarwih di Belakang Imam yang Melebihi 11 Rakaat
  10. Hukum Menerima Hadiah dari Penghasilan yang Haram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *