Berlebih-lebihan dalam Makan dan Tidur di Bulan Ramadhan

Dilihat 1,570 kali | Kirim Ke Teman

Syaikh Utsaiminrahimahullah

Tanya : Kebanyakan manusia di bulan Ramadhan berlebih-lebihan dalam makan dan tidur sehingga mereka bermalas-malasan dan lemas. Sebagaimana mereka begadang di malam hari dan tidur di siang hari. Apa nasehat AsySyaikh untuk mereka?

Jawab : Saya berpendapat bahwa pada hakekatnya ini menyia-nyiakan waktu dan harta. Jika manusia tidak memiliki keinginan kecuali memperbanyak jenis makanan, berlebihan dalam tidur siang hari dan waktu sahur serta melakukan perkara-perkara yang tidak bermanfaat di malam hari maka tidak diragukan lagi ini merupakan penyia-nyiaan kesempatan yang sangat berharga. Bisa jadi kesempatan ini tidak akan didapatkan lagi oleh mereka di masa hidupnya.

Seorang yang cerdik (cerdas) adalah orang yang menjalani bulan Ramadhan untuk hal-hal yang sepantasnya, yaitu dia tidur di awal malam lalu menegakkan shalat tarawih. Dan shalat tarawih tidak memberatkan. Demikian juga tidak berlebihan dalam makan dan minum. Selayaknya bagi orang yang memiliki kemampuan untuk bersemangat dalam memberikan ifthar (buka) kepada orang yang berpuasa, baik itu di masjid ataupun di temapt lain. Sebab orang yang memberikan buka puasa kepada orang yang berpuasa, baginya pahala seperti orang yang berpuasa. Apalagi jika kepada saudara-saudaranya kaum muslimin yang berpuasa. Maka sepantasnya bagi orang-orang yang Allah berikan kemudahan/kelebihan harta untuk betul-betul menggunakan kesempatan ini sehingga dia mendapatkan pahala yang sangat banyak. (af)

Sumber : 48 Soal Jawab tentang Puasa bersama Syaikh Utsaimin-rahimahullah, Penulis : Syaikh Salim bin Muhammad Al-Juhani, Penerbit : Maktabah Al-Ghuroba’ Solo.

Artikel di Kategori ini :

  1. Perhiasan Mukmin di Bulan Suci
  2. Hukum Menerima Hadiah dari Penghasilan yang Haram
  3. Remeh tapi Bahaya
  4. Sesibuk Apapun, Jangan Lupa Sholat
  5. Dari HP Turun ke Hati
  6. Membasahi Lisan, Menyejukkan Hati
  7. Hanya Tiga Hari
  8. Sakit Hati
  9. Tips Nabawi ketika Buang Air
  10. Go Green, Sebuah Amal Jariyah

2 Responses to Berlebih-lebihan dalam Makan dan Tidur di Bulan Ramadhan

  1. Ibnu Amin Razip al-Bayani

    جَزَاكَ اللهُ خَيْرًا

  2. benar sekali apa yang dikatakan oleh syeikh Utsaimin. saya rasa kalau setiap orang mengetahui dan merenungkan akan kelebihan di bulan ramadhan,rasanya sedikit orang yang menyia-nyiakan waktunya di bulan ramadha,tapi yang manyak dikalangan kita sekarang adalah orang yang mengetahui tapi tidak mau merenungkan,makanya mereka lebih memilih tidur daripada beribadat dibulan ramadhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *