Merunduk Saat Mengucapkan Salam

Dilihat 1,346 kali | Kirim Ke Teman

Salah satu diantara perkara yang tersebar di kalangan masyarakat kita, saat memberi salam, sebagian orang merundukkan badan dan kepalanya. Biasa diistilahkan oleh orang Jawa dengan “Sungkem” sebagai bentuk penghormatan dan pemuliaan kepada orang yang lebih tua atau orang yang memiliki martabat.

Kebiasaan seperti ini dianggap lumrah di negeri kita. Tapi apakah tata cara penghormatan seperti ini boleh, karena telah menjadi lumrah dan biasa di kalangan masyarakat??!

Seorang penanya pernah mengirim pertanyaan kepada ulama Ahlus Sunnah yang tergabung dalam Al-Lajnah Ad-Da’imah seraya berkata, “Apakah termasuk ajaran Islam, saat seseorang mengucapkan salam kepada saudaranya, maka ia merunduk kepadanya sebagai bentuk pemuliaan, atau ia melepas sandalnya, dan merunduk kepadanya sebagai bentuk pemuliaan, karena hal ini telah menjadi adat kebiasaan nenek moyang kami. Karena itu, kami memohon dari kalian suatu penjelasan yang memuaskan?”

Para ulama tersebut memberi jawaban berikut:

“Tak boleh merunduk saat memberi salam, dan tak boleh melepas sandal karena mau memberi salam”.[Lihat Fatawa Al-Lajnah Ad-Da’imah li Al-Buhuts Al-Ilmiyyah wa Al-Iftaa’ (1/233/no. 7113)]

Sumber : Buletin Jum’at At-Tauhid. Penerbit : Pustaka Ibnu Abbas. Alamat : Jl. Bonto Te’ne No. 58, Kel. Borong Loe, Kec. Bonto Marannu, Gowa-Sulsel.  Pimpinan Redaksi/Penanggung Jawab : Ust. Abu Fa’izah Abdul Qadir Al Atsary, Lc. Editor/Pengasuh : Ust. Abu Fa’izah Abdul Qadir Al Atsary, Lc. Layout : Abu Dzikro. Untuk berlangganan/pemesanan hubungi : Ilham Al-Atsary (085255974201).

Tags:, , ,

Artikel di Kategori ini :

  1. Hukum Memakai Susuk pada Tubuh
  2. Hukum Syukuran Pindah Rumah
  3. Hukum Bersujud dan Menyembelih di atas Kubur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *