Imam yang Merokok dan Memotong Jenggot

3 May 2007 | Dilihat 1,108 kali | Kirim Ke Teman |
| More

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah Alu Asy-Syaikh rahimahullah

Samahatu Asy-Syaikh , apakah boleh maju mengimami manusia orang yang menghisap rokok dan memotong jenggotnya ?

Jawab : “Diriwayatkan dari Nabi Shollallahu ‘alaihi wasallam :

اِجْعَلُوْا مِنْ أَئِمَّتِكُمْ خِيَارَكُمْ فَإِنَّهُمْ وَفَدَكُمْ فِيْمَا بَيْنَكُمْ وَبَيْنَ اللهِ

“Jadikanlah sebagai imam-imam kalian yang paling baiknya di antara kalian, karena sesungguhnya mereka menebus apa-apa antara kalian dan antara Allah”.

Jika imamnya adalah orang yang jelek, pecandu rokok, isbal kainnya dan memotong jenggotnya, bagaimana bisa dia mengimami jama’ah (sholat) ?. Maka wajib atasnya (imam tersebut) untuk bertaqwa kepada Allah dan mengetahui agungnya kedudukan imam (sholat) dan wajib juga atasnya untuk menjauh dari semua perkara yang diharamkan apakah dia mengimami manusia maupun tidak”.

Sumber : Jurnal Al-Atsariyyah Vol. 01/Th01/2006

Yakni memanjangkannya sampai di bawah mata kaki.

Nilai Artikel ini

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (135 pemilih, Nilai rata2 = 2.46)

Loading ... Loading ...

One Response to “Imam yang Merokok dan Memotong Jenggot”

  1. 1
    ahmad mualimin Says:

    alhamdulillah mudah2 an umat islam makin banyak memahami agamanya

Leave a Reply