Tanda Bahagia Cukur Jenggot

Dilihat 1,651 kali | Kirim Ke Teman

Memelihara jenggot merupakan perkara yang diwajibkan atas setiap muslim yang jantan lagi sejati berdasarkan hadits-hadits shahih sebagaimana akan kami bahas dalam buletin ini. Adapun laki-laki muslim yang mengikuti syahwatnya, maka ia akan berusaha mencari-cari dalih yang membolehkan cukur jenggot padahal itu haram. Seperti ia berdalil dengan hadits berikut :

ِمنْ سَعَادَةِ الْمَرْءِ خِفَّةُ لِحْيَتِهِ

"Diantara kebahagiaan seseorang, kurangnya jenggotnya" [HR. Ibnu Hibban dalam Adh-Dhu’afaa‘ (1/360), Ath-Thabraniy dalam Al-Kabir (12920), Ibnu Adi dalam Al-Kamil (2/364), dan Al-Khatib dalam Tarikh Baghdad (14/297)]

Hadits ini tidak bisa memenuhi ambisi mereka dalam memotong dan memangkas jenggot, karena hadits ini palsu. Kepalsuannya disebabkan oleh dua orang rawi : Yusuf bin Al-Ghariq, dan Sukain bin Abi Siroj. Kedua orang ini adalah pendusta. Karenanya, Al-Albaniy memasukkan hadits ini dalam golongan hadits palsu dalam Adh-Dhoi’fah (193).

Sumber : Buletin Jum’at Al-Atsariyyah edisi 37 Tahun I. Penerbit : Pustaka Ibnu Abbas. Alamat : Jl. Bonto Te’ne No. 58, Kel. Borong Loe, Kec. Bonto Marannu, Gowa-Sulsel. HP : 08124173512 (a/n Ust. Abu Fa’izah). Pimpinan Redaksi/Penanggung Jawab : Ust. Abu Fa’izah Abdul Qadir Al Atsary, Lc. Editor/Pengasuh : Ust. Abu Fa’izah Abdul Qadir Al Atsary, Lc. Layout : Abu Muhammad Mulyadi. Untuk berlangganan/pemesanan hubungi : Ilham Al-Atsary (085255974201). (infaq Rp. 200,-/exp)

Artikel di Kategori ini :

  1. Syarah Asmaul Husna (Pembahasan Manzhumah Al-Asma` Al-Husna) – Makassar
  2. Kebatilan Para Penyembah Makhluk
  3. Sikap dan Adab Ahlus Sunnah kepada Para Sahabat
  4. Menggugat Emansipasi
  5. Bernadzar untuk Wali-wali
  6. Adam Turun di India
  7. Fatwa Ulama Besar Seputar Maulid
  8. Ketentuan dan Taqdir Allah
  9. SURAT TERBUKA UNTUK YAHUDI DAN JUGA KAUM MUSLIMIN
  10. Manisnya Keutamaan Tauhid

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *