Nabi Ilyas dan Khidir Bersaudara Kandung

8 January 2008 | Dilihat 2,969 kali | Kirim Ke Teman |
| More

Ketika seseorang membaca kisah para nabi di luar Al-Qur’an, maka seorang harus berhati-hati, karena di sana banyak hadits-hadits yang lemah, bahkan palsu yang berbicara tentang kehidupan para nabi. Oleh karena itu seorang harus yakin betul bahwa hadits ini shahih berdasarkan keterangan para ulama, baru setelah itu dia yakini. Diantara hadits lemah yang menyebutkan kisah para nabi, hadits berikut ini:

إِلْيَاسُ وَالخَضِرُ أَخَوَانِ أَبُوْهُمَا مِنَ الفُرْسِ وَأُمُّهُمَا مِنَ الرُّوْمَ

"Nabi Ilyas dan Khidir adalah dua orang bersaudara. Bapak mereka dari Persia, dan ibunya dari Romawi". [HR. Ad-Dailamiy dalam Musnad Al-Firdaus (1/2/124)]

Hadits ini palsu, karena ada dua orang rawi bermasalah dalam memalsukan hadits, yaitu Ahmad bin Ghalib, dan Abdur Rahman bin Muhammad Al-Yahmadiy. Oleh karena itu, Syaikh Al-Albaniy menyatakan hadits ini palsu dalam Adh-Dho’ifah (2257).

Sumber : Buletin Jum’at Al-Atsariyyah edisi 33 Tahun I. Penerbit : Pustaka Ibnu Abbas. Alamat : Jl. Bonto Te’ne No. 58, Kel. Borong Loe, Kec. Bonto Marannu, Gowa-Sulsel. HP : 08124173512 (a/n Ust. Abu Fa’izah). Pimpinan Redaksi/Penanggung Jawab : Ust. Abu Fa’izah Abdul Qadir Al Atsary, Lc. Editor/Pengasuh : Ust. Abu Fa’izah Abdul Qadir Al Atsary, Lc. Layout : Abu Muhammad Mulyadi. Untuk berlangganan/pemesanan hubungi : Ilham Al-Atsary (085255974201). (infaq Rp. 200,-/exp)

Nilai Artikel ini

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (119 pemilih, Nilai rata2 = 2.34)

Loading ... Loading ...

One Response to “Nabi Ilyas dan Khidir Bersaudara Kandung”

  1. 1
    kris Says:

    saya tertarik dgn tulisan ini,apalagi saat ini saya sedang mencari kebenaran mengenai islam…

    Semoga Allah memudahkan Anda untuk mendapatkan ajaran Islam yang murni yang sesuai dengan Quran dan Sunnah mengamalkan keduanya sebagaimana yang diamalkan oleh 3 generasi umat ini (Sahabat, Tabi’in dan Tabiut-tabi’in) yang mendapat petunjuk langsung dari Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam

Leave a Reply