Ikhlas 40 Hari

Dilihat 769 kali | Kirim Ke Teman

Ikhlash adalah sifat orang mukmin. Keutamaan ikhlash telah dimaklumi baik dalam hadits yang shohih, maupun hadits yang lemah. Namun kita tak butuh kepada hadits dho’if seperti di bawah ini, karena itu bukan sabda Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-. Konon kabarnya Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,

من أخلص لله أريعين يوما ظهرت ينابيع الحكمة على لسانه

"Barang siapa yang ikhlash karena Allah selama 40 hari, niscaya akan muncul mata air hikmah pada lisannya". [HR. Abu Nu’aim dalam Al-Hilyah (5/189)]

Hadits ini dho’if (lemah), karena terdapat inqitho’ (keterputusan) antara Makhul dengan Abu Ayyub Al-Anshoriy. Selain itu, Hajjaj bin Arthoh, rawi dari Makhul adalah seorang mudallis, dan ia meriwayatkannya secara mu’an’anah. Sedang seorang mudallis jika meriwayatkan hadits secara mu’an’anah (dengan memakai kata "dari"), maka haditsnya dho’if (lemah). Tak heran jika Syaikh Al-Albaniy melemahkannya dalam Adh-Dho’ifah (38)

Sumber : Buletin Jum’at Al-Atsariyyah edisi 40 Tahun I. Penerbit : Pustaka Ibnu Abbas. Alamat : Jl. Bonto Te’ne No. 58, Kel. Borong Loe, Kec. Bonto Marannu, Gowa-Sulsel. HP : 08124173512 (a/n Ust. Abu Fa’izah). Pimpinan Redaksi/Penanggung Jawab : Ust. Abu Fa’izah Abdul Qadir Al Atsary, Lc. Editor/Pengasuh : Ust. Abu Fa’izah Abdul Qadir Al Atsary, Lc. Layout : Abu Muhammad Mulyadi. Untuk berlangganan/pemesanan hubungi : Ilham Al-Atsary (085255974201). (infaq Rp. 200,-/exp)

Artikel di Kategori ini :

  1. Demi Sebuah Kursi Kedudukan
  2. Nabi Khidir antara Hidup dan Mati
  3. Jum’at Hajinya Orang Fakir
  4. Anjing-anjing Neraka
  5. Dua Makhluk yang Terbesar
  6. Cinta Rasul Shallallahu ‘alaihi wasallam
  7. SURAT TERBUKA UNTUK YAHUDI DAN JUGA KAUM MUSLIMIN
  8. Menyembelih untuk Selain Allah
  9. Shadaqah Penyejuk Iman di Tengah Panasnya Problema
  10. Beberapa Penafsiran Batil Dari Kalimat Tauhid “Laa Ilaaha Illallah“

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *