Hukum Menjadikan Sumpah sebagai Kebiasaan

Dilihat 895 kali | Kirim Ke Teman

Syaikh Sholih bin Fauzan hafizhohullah

Apa hukum terhadap suatu kaum yang sudah menjadi adat kebiasaan mereka untuk bersumpah dengan nama Allah dan mereka menjadikannya sebagai penguat terhadap semua perkataan yang mereka ucapkan, baik ucapan itu penting maupun tidak ?

Jawab : “Tidak boleh terlalu banyak bersumpah, karena perbuatan itu menunjukkan penghinaan dan kurangnya penghormatan. (Allah) Ta’ala telah berfirman :

وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍ مَهِينٍ

“Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina”. (QS. Al-Qalam : 10)

Dan dalam sebuah hadits yang shohih bahwa di antara 3 orang yang Allah tidak mengajak mereka berbicara pada Hari Kiamat, tidak mensucikan mereka dan bagi mereka adzab yang pedih (adalah) lelaki yang menjadikan Allah sebagai barang jualannya, dia tidak membeli kecuali dengan sumpahnya (bersumpah dengan nama Allah) dan tidak menjual kecuali dengan sumpahnya.

Dan telah datang dalam tafsir firman Allah Ta’ala :

وَاحْفَظُوا أَيْمَانَكُمْ

“Dan jagalah sumpah-sumpah kalian”. (QS. Al-M a`idah : 89)

Yang diinginkan adalah : “Jangan kalian bersumpah”, maka ini adalah larangan untuk bersumpah kecuali ketika dibutuhkan serta dalam kebaikan dan kejujuran”.

Sumber : Jurnal Al-Atsariyyah Vol. 02/Th01/2006

=================================

Yakni terlalu sering dan memperbanyak bersumpah dengan nama Allah (pent.)

HR. Ath-Thobarony dari Salm an Al-Farisy (pent.)

Artikel di Kategori ini :

  1. Menyingkap Rahasia Kalimat Tauhid
  2. Nabi Khidir antara Hidup dan Mati
  3. Ketika Islam Dikambinghitamkan
  4. Memberangus Paham Nabi Palsu
  5. Penyakit Menular dan Tathoyyur Apa Betul Ada ?
  6. Pusaka Dakwah Para Nabi
  7. Pintu Taubat Masih Terbuka
  8. Barang-barang Penolak Bala
  9. Siaran Langsung Daurah Politik Syar’i UNM Gunung Sari
  10. Jangan Buang Bom Sembarang Tempat!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *